Pasar pakaian second seringkali menjadi target para pecinta belanja
busana vintage yang menginginkan harga murah. Selain harga, barang yang
didapat memiliki kualitas cukup baik dan sesuai harapan. Bila Anda salah
satu wanita yang suka belanja vintage fashion, yuk telusuri pasar loak di Indonesia ini.
1. Pasar Senen, Jakarta Pusat
Pasar
Senen memang sudah dikenal sebagai 'surganya' barang second di Jakarta
Pusat. Anda bisa menemukan beragam jenis barang sesuai kebutuhan,
seperti pakaian, tas, aksesori, serta alat elektronik karena pasar ini
cukup luas. Harga yang ditawarkan pun sangat terjangkau, mulai dari Rp
1.000 sampai Rp 100 ribuan.
Barang yang dijual berasal dari
berbagai negara, seperti Singapura, Jepang, dan Cina. Pasar ini berada
dekat Terminal Senen dan Atrium Senen dan buka setiap hari mulai pukul
08.00 sampai pukul 18.00. Namun untuk pedagang pakaian sudah menutup
dagangannya sekitar pukul 4 sore. Maka sebaiknya Anda ‘berburu’ ke sini
sejak pagi hari.
2. Pasar Baru, Jakarta Pusat
Pasar
Baru juga termasuk salah satu destinasi belanja pakaian second di
wilayah Ibu Kota. Terdapat berbagai pilihan menarik yang bisa Anda
dapatkan. Harganya juga tak jauh dari barang-barang di Pasar Senen
sekitar Rp 5.000 hingga ratusan ribuan.
Jika datang ke Pasar
Baru karena mau memburu barang vintage, segera menuju ke gedung Metro
Plaza yang terletak agak dalam sebelah kanan jalan. Terdapat sekitar 150
toko di lantai 3. Pasar ini terletak di Jalan Pasar Baru, Jakarta
Pusat. Para penjual pakaian second baru buka mulai pukul 09.30 sampai
19.00. Namun saat akhir pekan, mereka buka di jam yang sama dan tutup
pukul 18.00.
3. Pasar Kodok, Bali
Pasar Kodok
merupakan pasar pakaian bekas impor di Bali. Pasar ini sudah ada sejak
tahun 2001. Dinamakan Pasar Kodok karena kabarnya pasar ini dulunya
banyak ditemukan kodok. Pasar Kodok menjual berbagai pakaian bekas
dengan merek ternama yang dibaderol sekitar Rp 5.000 sampai Rp 100
ribuan. Pasar Kodok terletak di Tabanan, Bali. Pasar ini akan padat
dikunjungi pengunjung saat akhir pekan dan dimulai pada pukul 09.00.
4. Pasar Gembong, Surabaya
Pasar
yang satu ini berada di Surabaya. Pasar Gembong merupakan pasar yang
menjual barang bekas mulai dari pakaian, sepatu, tas, aksesori hingga
alat elektronik. Harga yang ditawarkannya pun tak jauh beda dengan pasar
loak lainnya.
Pasar yang sudah berdiri sejak tahun 1959 ini
memang cukup terkenal. Bahkan seorang pecinta Pasar Gembong ada yang
membuat akun jejaring sosial dengan nama Komunitas Pecinta Pasar
Gembong. Namun pada 2008 lalu pasar tersebut sempat digusur tapi tak
berapa lama kemudian kembali lagi dan terus berkembang hingga saat ini.
5. Pasar Gedebage, cimol, Bandung
Pasar
Gedebage memang sudah terkenal di Indonesia. Pasar ini memiliki beragam
produk fashion bekas dengan kualitas bagus. Anda bisa temukan jaket,
tas, topi, beragam aksesori lainnya yang dibanderol mulai harga Rp
5.000. Pasar ini terletak di Bandung, Jawa Barat.
6. Pasar Pajak Melati Medan
Pasar
ini menjual pakaian bekas dengan merek terkenal. Lengkapi koleksi
pakaian Anda dengan kualitas terbaik dan harga terjangkau di Pasar Pajak
Melati atau biasa disebut Pamela. Jika Anda ingin berburu barang
vintage berkualitas di Pamela sebaiknya datang harib Selasa, Jumat, dan
Minggu karena ketiga hari itu ratusan kios pakaian yang ada hampir
semuanya buka. Harga ditawarkan sekitar Rp 30.000 sampai ratusan ribu.
Pasar ini terletak di Jalan Flamboyan, Medan, Sumatera Utara.
7. Pasar Aviari
Pasar
Aviari terletak di Batuaji, Batam. Pasar ini menjual berbagai produk
fashion bermerek, seperti pakaian dan sepatu. Pasar Aviari menjadi pusat
perbelanjaan barang second yang terbesar dan terlengkap di Batam.
Dapatkan barang berkualitas di Pasar Aviari dengan harga tidak lebih
dari Rp 100.000. Pasar second ini terletak di seberang Plaza Aviari dan
mudah dilalui angkutan umum.
8. Pasar Lereng
Pasar
Lereng Bukittinggi menjual berbagai variasi barang, mulai dari makanan,
peralatan rumah tangga, dan pakaian. Harganya tidak kalah murah dengan
pasar loak lainnya. Dengan uang Rp 100.000 Anda bisa mendapatkan tidak
kurang dari 3 potong pakaian. Tertarik?
9. jalan Lawata, Kendari, Sulawesi Tenggara
Hampir setiap sore di salah satu ruas jalan Lawata, Kendari, Sulawesi Tenggara, terlihat ramai dengan kerumunan orang. Pakaian dan tas bekas impor oleh warga Kendari biasa disebut dengan
istilah RB, singkatan dari kata ‘rombengan’. Di daerah Jawa ada yang
menyebutnya dengan istilah pakaian ‘owol-owol’, ada juga yang bilang
‘owolan’
10.
Blok J Pasar Klithikan Notoharjo, Solo
Dari pusat Kota Solo, sekitar 15 menit perjalanan menuju tenggara,
tepatnya di Pasar Klithikan Notoharjo orang bisa menemukan baju bekas
import dengan harga super murah. Walaupun pakaian itu setengah pakai,
jika pintar memilih dan tawar menawar bukan tak mungkin pembeli bisa
mendapat barang ber-merk dengan harga sepersepuluh harga asli. terjajar rapi pakaian bekas dengan segala bentuk dan ukuran, mulai dari
kaos, kemeja, celana panjang, hingga jaket. Soal harga, pakaian-pakaian
itu dipatok harga bervariasi mulai dari Rp15.000 hingga ratusan ribu
tergantung masih bagus tidaknya barang dan kesepakatan dengan penjual.
sumber :
http://wolipop.detik.com
http://ekonomi.kompasiana.com
http://terasolo.com