Total Pageviews

musim liburan hampir tiba....siap lebih awal

Tuesday, August 9, 2016

CARA MEMPERBAIKI JAM DINDING KUNO YANG ANTIK

jam dinding antik warisan dari mbah kakung yang berumur lebih tua dari saya adalah sebuah jam dinding dengan penggerak mekanik yang harus diputar secara berkala. bunyi detak terdengar cukup keras, sehingga kalau tengah malam bisa terdengar..tik..tik..tik... apalagi jenis jam dinding yang satu ini, akan berbunyi tiap 15 menit sekali. kemudian akan berbunyi setiap jamnya sesuai dengan pukul berapa. 

kondisi jam masih berfungsi dengan baik, namun karena saya jarang dirumah sehingga banyak orang yang tertarik dan akhirnya ikut memutar jam kalau pas berhenti. akibatnya salah memutar, sehingga ada komponen yang rusak.
setelah lama tidak berfungsi, muncul keinginan iseng2 untuk membongkar. saya coba turunkan jam dari dinding dan membuka kotak, serta melepaskan mesin jam. setelah saya amati beberapa saat, saya cari kira2 komponen apa yang tidak berfungsi, ternyata ada yang aneh dengan letak mainspring atau per utama penggerak rodanya. saat itu saya pasang lagi mesin jam itu dan saya kembalikan jam ke dinding. saya belum berani membuka mesin jam tersebut lebih lenjut karena takut salah dan tidak bisa mengembalikan lagi pada kondisi semula. 
saya mencoba cari informasi tukang servis jam antik atau jam kuno, ternyata susah juga karena kebanyakan tukang servis jam kuno adalah orang-orang tua. beberapa informasi yang saya peroleh mengatakan kalau tukang servis di beberapa tempat sudah meninggal dunia...waduh....
saya juga mencoba cari informasi online, mulaid ari tukang servis sampai sparepart atau komponen jam kuno. akhirnya saya dapat informasi kalau komponen yang rusak pada jam dinding saya itu namanya MAINSPRING. menurut informasi yang ada, komponen itu bisa dibeli secara online dari luar negeri. setelah saya telusuri ternyata memang ada website yang khusus menyediakan komponen jam kuno, tinggal kita lihat ukuran mainspring yang akan kita beli. 
saya juga menemukan cara-cara memperbaiki mainspring yang rusak, saya coba pelajari cara memperbaikinya, mungkin komponen jam saya yang rusak masih bisa diperbaiki.
mekanis jam dinding kuno. terlihat susunan per pada mainspring sebelah kanan tidak teratur karena patah

gambar diatas : mainspring sebelah kanan putus per nya atau "DOL" kalau diputar terasa tidak ada tahanannya. letak per kelihatan tidak beraturan dan patah-patah. 
saya buka seluruh mesin jam dan saya lepas tempat atau dudukan per pada mainspring tersebut, dan kerusakannya adalah patah per pada dekat pangkal as. 

mainspring patah dekat arbor

patahan mainspring dikeluarkan dari dalam drum
keruskaan patah mainspring seperti gambar diatas, menurut informasi yang saya peroleh bisa diatasi dengan ganti baru atau dibentuk lagi pada ujung per yang patah tersebut. untuk membentuk lubang pada ujung per yang patah perlu dilakukan annealing atau pemanasan pada per, kemudian dilubangi dan dibentuk pada as. untuk melakukan proses annealing atau pemanasan harus ditarik pada ujung per. 

ujung mainspring tempat membuat lubang baru
 ujung pegas yang patah akan dibuat lubang untuk dudukan pada as mainspring seperti pada gambar dibawah.
bentuk ujung mainspring
kemudian saya bawa patahan ujung pegas mainspring dan drum mainspring itu ke tukang las. maksud saya akan saya sambung saja ujung yang patah itu dengan pegas yang masih ada pada drum atau rumah pegas mainspring. ditukang las, ternyata dibilangin kalau pegas tidak bisa dilas, kalau dilas atau disambung akan patah lagi karena sifat dari baja pegas. akhirnya saya bentuk saja lubang pada ujung pegas yang patah, dengan saya panasi dan lubangi ujungnya dengan las karbit. meskipin hasil lubang tidak sama persis dengan aslinya, saya coba pada dudukan as ternyata bisa.
hasil annealing dan pembuatan lubang baru
hasil annealing dan pembuatan lubang pegas mainspring ditukang las karbit. lubang bentukan perlu diratakan dengan kikir agar bisa masuk pada dudukan as. 
untuk foto hasil pembentukan lubang yang sudah diratakan akan saya posting pada kesempatan selanjutnya.


0 comments:


Blog Archives

kolom komentar

Dapatkan comment widget ini di sini
Twitter Delicious Facebook Digg Favorites More